negeri gajah putih (part 2)

Standard

perjalanan bulan madu kami masih berlanjut,, sebenarnya aku sempat melakukan riset kecil-kecilan sebelum berangkat,, untuk tahu tempat-tempat mana saja yang layak kami kunjungi,, tapi kami berdua pun cukup spontan dan bisa memutuskan seketika apa yang kami mau,, rencana pun berantakan,,

karena cukup letih pada hari pertama, kami bangun agak siang,, yah namanya juga pengantin baru,, ya gak? hahaha,, menjelang siang kami memutuskan untuk berangkat ke Pattaya,, saat itu kami hanya tahu Pattaya terkenal akan pantainya,, namun karena banyak travel perjalanan yang membuat tur bulan madu Bangkok-Pattaya maka kami pun penasaran melihat Pattaya,, seperti biasa kami mengadalkan resepsionis hotel untuk menunjukkan arah dan kendaraan untuk kami,,

ternyata untuk sampai ke Pattaya kami harus naik bus,, kami menuju terminal Ekkamai dengan menggunakan taxi,, kami pun membeli tiket bus AC Bangkok-Pattaya seharga 113 baht per orang,, perjalanannya kira-kira memakan waktu 2 jam lewat jalan tol,,

edit15

kami pun sampai di terminal Pattaya,, dengan muka kebingungan, kami celingak celinguk ga tau mau kemana,, hebatnya di sana sudah ada beberapa petugas pariwisata yang bersiap memberikan pencerahan pada turis-turis dablek macam kami,, mereka mengarahkan kami pada sebuah pusat informasi dan di sana kami dilayani dengan sangat baik,, mereka bertanya kami mau kemana saja,, dengan polos kami mengaku belum punya rencana,, sekali lagi mereka memang dewa penolong, karena waktu kami sudah kesiangan mereka pun memberikan alternatif pilihan,, yang jelas kami harus ke pantai,, di sepanjang pantai juga akan ada makanan dan oleh-oleh bila ingin membeli,, setelah itu kami ditawari pertunjukan paling terkenal di Pattaya yaitu jelas ladyboy show,, ya aku memang sering dengar bencong-bencong Thailand memang cantik-cantik dan aku tak sabar untuk melihatnya secara langsung,, ada 2 jenis pertunjukkan : Alcazar Show dan Tiffany’s Show,, karena kehabisan tiket Alcazar kami pun akhirnya memesan tiket Tiffany’s Show,, memang lebih mahal, tapi katanya ini bencong-bencong kelas wahid,, jadi tiket pertunjukkannya pun lebih mahal,, enaknya semua tiket bisa kami pesan di pusat informasi tersebut,,

kami pun naik mini bus menuju pantai berbekal peta daerah wisata Pattaya,,

pantainya hampir mirip dengan Kuta bali,, namun suasananya jauh lebih padat,, tenda-tenda untuk duduk berjemur saja disusun sangat rapat,, bahkan sudah sangat dekat dengan air,, bagiku cukup susah menikmatinya kalau sepadat itu,,  kebetulan juga saat itu ada semacam pawai budaya anak-anak, sehingga menambah meriah sekaligus ramainya pantai,,

edit17

edit19

edit16

edit18

setelah menikmati pantai dan makanan sore,, kami berjalan kaki menuju lokasi pertunjukkan Tiffany’s Show,, dengan berbekal peta kami yakin gang manapun yang kami masuki akan menuju pada jalan besar yang sama,, tapi sialnya kami salah memilih gang,, kami malah masuk ke gang yang kanan kirinya adalah kafe-pub-spa dan sejenisnya,, di depan setiap kafe-pub dan spa tersebut ada wanita-wanita berbusana minimalis,, sekitar 2-3 orang setiap tempat,, sambil duduk,, ngobrol,, merokok,, bila ada pejalan kaki yang lewat di sana pasti akan dipanggil untuk mampir,, sampai di tengah gang, perasaan kami makin tidak karuan,, akhirnya aku dan suamiku balik kanan kembali di awal gang dan memilih gang lain yang lebih bersahabat,,

sampailah kami di lokasi pertunjukkan Tiffany’s Show,, kami mendapat kursi di balkon,, sebelum masuk kami disuguhi minuman soda sebagai welcoming drink,, tentu saja pelayannya juga ladyboy namun dalam versi yag kejantanannya lebih terlihat,, setiap kali kita ingin berfoto dengan mereka, harus siapkan uang tip ya,,

akhirnya pertunjukkan pun di mulai,, bintang-bintang utama tampil dengan sangat cantik,, mereka menari dan menyanyi secara lipsync,, pertunjukan dibagi menjadi beberapa babak,, masing-masing babak membawa ciri khas suatu negara,, misalnya tarian india, tarian perancis, tarian cina,, ladyboy yang paling cantik akan muncul sebagai penari utama diiringi oleh penari-penari lain yang parasnya mungkin lebih jantan,, uhuk! selama acara tidak diijinkan mengambil foto,,

namun aku tetap bandel,,

IMG_8411

IMG_8414

IMG_8422

edit21

edit20

pertunjukan berlangsung kira-kira 90 menit,, setelah pertunjukkan akan ada waktu sekitar 15 menit bagi para penari untuk berdiri di luar gedung dan memberi kesempatan pada siapapun yang ingin berfoto dengan mereka,, tapi sekali lagi,, siapkan uang tip yang banyak,, semakin cantik sang bintang utama, maka tip 100 atau 200 baht saja tak akan cukup,, mereka pun akan tidak malu-malu meminta tambahan tip kepada para pengunjung,, setelah waktu 15 menit habis, mereka cepat-cepat masuk ke dalam lagi,,

edit22

edit23

edit24usai pertunjukkan, kami pun menyempatkan diri makan malam lalu kembali ke terminal bus untuk menaiki bus terakhir menuju Bangkok,, hari kedua selesai,, melelahkan namun menyenangkan,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s