The D-day,,

Standard

Sudah terlalu lama blog ini teronggok,, tidak diperbaharui,,

walau seharusnya memang sudah ditutup, tapi postingan puncaknya justru belum ditulis,, kita mulai ya,,

Hari yang dinantikan sekaligus dikhawatirkan akhirnya datang,, sejak malam tidurku tak nyenyak,, jam 3 pagi harus bangun karena saatnya disanggul dan make up,, tapi jujur yang namanya ngantuk emang udah ga dirasain lagi,, ternyata pemilik salon kurang memanage dengan baik pagi itu,, dy nerima beberapa pengantin, yang mana semuanya harus acara pagi di gereja,, dan akhirnya aku didandanin paling belakangan,, daaaaan endingnya memang semua acara berantai terlambat sampai seharian hahahaha,, sempet bikin panik juga, tapi aku berusaha sok cuek,,

acara pertama disebut marsibuhabuhai,, acara singkat ini intinya memulai hubungan kekerabatan dan awal dari acara pernikahan,, biasanya dilakukan pagi hari sebelum pemberkatan nikah,,  sarapan bersama sekaligus mempelai laki2 menjemput mempelai perempuan,,

IMG_7434

IMG_7423

lalu rombongan pun berlanjut ke gereja,, untuk memulai sakramen pernikahan,,

IMG_7449

IMG_7482

IMG_7513

Sebelum sakramen dimulai, di kantor gereja dilakukan catatan sipil dulu,, prosesnya sebentar kok,, mungkin hanya 10-15 menit,,

acara sebenarnya pun dimulai,, perasaanku gak karuan, tapi aku berusaha tenang dan memberikan senyum terbaikku,, walaupun di sudut otakku, aku sibuk memikirkan songket yang sudah tidak pada tempatnya karena tadi duduk di mobil, atau muka yang mulai berminyak,, tapi sudahlah,, yang terjadi terjadilah,, kami siap memulai ibadah,,

IMG_7545

IMG_7548

IMG_7556

IMG_7567

IMG_7583

IMG_7584

IMG_7595

IMG_7600

IMG_7614

IMG_7643

IMG_7655

walaupun ibadah berjalan cukup lama, tapi aku puas dan lega,, karena rasanya acara adat tekanan mentalnya tak akan seberat sakramen pernikahan,,

usai sesi foto2 di gereja, kami pun melaju ke gedung resepsi,, di sana sudah cukup banyak tamu yang menunggu dalam kondisi kelaparan hahahaha,, karena memang kami cukup terlambat dari jam yang seharusnya,,

acara adat dilakukan di lantai dasar, sedangkan resepsi nasional diadakan di lantai 1,,

edit1

edit2

edit3

edit4

IMG_7703

IMG_7706

IMG_7709

IMG_7714

IMG_7765

IMG_7783

IMG_7790

IMG_7853

IMG_7897

seluruh rangkaian acara berakhir kira2 jam stengah 7 malam,, letih bercampur lega,, selesai sudah,, walaupun banyak hal yang tidak bisa kita nikmati sepenuhnya,, misal kita gak bisa benar-benar berinteraksi dengan tamu2 nasional karena harus mengikuti acara adat,, begitupun di acara adat, untuk batak amatir seperti aku ini memang sulit memahami semua pesan-pesan yang diberikan sepanjang acara,, tapi percayalah semuanya itu pasti baik tujuannya kan,, tips : tetap tatap mata orang yang berbicara ke kita, senyum dan angguk2kan kepala sedikit,,

oh ya, aku baru tahu kalau ternyata senyum lama-lama itu bisa bikin kram pipi,, horor juga kalau tamunya lebih dari seribu dan kita salamin satu2 dengan senyum total,, tapi itulah yang aku alami, alhasil pipi ini sakiiiiiiiit,,

hehehehe,,

acara selesai,, rasanya ploooong,, setelah tinggal 3 malam di medan, kami pun berlanjut ke bangkok untuk bulan madu,, aku tulis di postingan berikutnya ya,,

 

 

7 responses »

  1. hai febi salam kenal.., aku liat kebaya kamu simple tapi menarik, kamu jahit dimana .. boleh minta referensinya yah.. thaks gbu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s