kenapa jadi jerawatan?

Standard

dulu, kalau aku melihat orang kelabakan mempersiapkan pernikahan, aku cuma berkata dalam hati kalau nanti aku pasti mampu mengatur semuanya,, menentukan setiap detil seperti yang aku mau,, semuanya tepat sesuai perencanaan,,

sampai sekarang aku masih punya keyakinan itu,, tapi ga ada yang bilang kalau mumetnya kayak gini,, hehehehe,, semakin hari, semakin dekat dengan 10 November, rasanya semakin ga karuan,,

setiap kali ada waktu luang untuk bengong, terpikirlah soal persiapan pernikahan ini,, mana yang belum beres, mana yang bisa dikerjakan minggu ini,, mana yang harus dibayar segera,, begitu memiliki kesempatan berbincang dengan bang Crimson, aku pun selalu nyerocos soal persiapan pernikahan, walaupun tak ada progress yang kubahas, walaupun hanya untuk mengulang-ngulang pembahasan,,

parahnya, aku menjadi memiliki magnet dengan benda-benda tertentu, seperti majalah pernikahan dan jaringan internet,, ketika masuk ke Martha Tilaar Beauty Center untuk facial, aku meraih majalah Mahligai entah edisi kapan, dan berlama-lama memelototi riasan pengantin-pengantinan di dalam majalah, aneka dekor pelaminan dan model-model kebaya,, sewaktu makan di McD depan kantor juga aku malah menunda-nunda memesan makanan, dan duduk di depan komputer McD yang ada jaringan internetnya,, sebenarnya pencarianku di dunia maya itu pun random,, tak jelas apa yang mau dicari,, tapi aku terus mengulang-ngulang pencarian seperti itu di blackberry dan komputer kantor,,

aku memang hanya bisa mengerjakan persiapan pernikahanku pada akhir pekan, karena senin-jumat aku bekerja dan sulit menyisihkan waktu untuk pergi ke tempat-tempat lain sepulang kerja,, jakarta (huff),, akhir pekan yang kumaksimalkan untuk persiapan pernikahan otomatis membuatku kurang istirahat,, mata panda ini makin terlihat,, *pakai krim mata*,, jerawat pun mulai muncul,, deeeem,, disaat aku harus ekstra menjaga penampilan, tonjolan2 laknat ini pun bersemi,,

persoalan belajar agama dan kursus pra nikah di gereja pun akhirnya punya sejuta cerita,, aku ungkap di postingan selanjutnya ya,,

aku ga menyangka ternyata begini rasanya jadi calon pengantin,, tapi karena tak ada kesempatan kedua, harus dikerjakan sebaik-baiknya,, \(^.^)/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s